Gen Halilintar Digugat Nagaswara Terkait ‘Lagi Syantik’

Gen Halilintar diduga telah melanggar hak cipta terkait dengan lagu ‘Lagi Syantik’ milik pedangdut Siti Badriah karena menggubahnya tanpa seizin Nagaswara.

Hal ini telah diketahui oleh pihak Nagaswara sejak akhir 2018 lalu. Atas kejadian tersebut, Gen Halilintar pun telah digugat oleh pihak Nagaswara di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.

Gugatan terhadap Gen Halilintar pun tercatat di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat dengan nomor 82/Pdt.Sus-Hak Cipta/2019/PN.Niaga.Jkt.Pst.

Disebut oleh Yosh Mulyadi selaku kuasa hukum Nagaswara, Gen Halilintar telah merugikan kliennya dalam bentuk materil maupun imateril. Saat ditanya dugaan kerugian materil, Yosh tidak dapat menjelaskan secara detail, namun ia hanya menyebut kisaran milliaran kerugian kliennya.

“Ada materil, kalau masuk gugatan kita sudah ngomong materil ya dan imateril. Cuma besarannya berapa nanti aja kalau gugatan sudah kita bacakan,” ungkap Yosh saat ditemui di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Rabu (29/1/2020).

“Ya sekitar itu lah (kerugian materil milliaran)” lanjutnya.

Dalam video yang sempat diunggah oleh Gen Halilintar itu, tampak memang adanya sebuah perubahan pada aransemen lagu dan lirik. Hal itu kemudian dikaitkan dengan hak moral.

“Kalau kerugiannya jelas pelanggaran hak cipta karena ada ‘Lagu Syantik’ versi klien saya dan versi Halilintar kan. Kalau dalam hukumnya hak moral sih,” ujar Yosh.

Atas kejadian ini, pihak Nagaswara sudah meminta kepastian hukum hingga efek jera terhadap Gen Halilintar.

“Kepastian hukum, campaign hak cipta, kalau efek jera jelas ya bahwa hak cipta itu ada hukumnya,” lanjut Yosh.

Hingga sampai saat ini, Gen Halilintar masih belum memberikan komentarnya terkait tudingan tersebut.

Gen Halilintar kembali mangkir setelah empat kali mendapatkan panggilan sidang gugatan atas dugaan pelanggaran hak cipta terhadap Nagaswara.

Menurut dari keterangan pihak kuasa hukum Nagaswara, Yosh Mulyadi, menjelaskan bahwa sidang akan kembali dilanjutkan pada Rabu 5 Februari 2020 dengan agenda pembuktian dari penggugat.

“Setelah dalam persidangan itu, pihak Gen Halilintar kan nggak dateng. Sidang dilanjutkan hari Rabu minggu depan itu dengan agenda sudah pembuktian,” tutur Yosh.

Menurut keterangan Yosh, pihak Gen Halilintar memang tidak pernah hadir sejak dari awal pemanggilan sidang gugatan ini.

Baginya, langkah sidang selanjutnya itu memang sudah pantas untuk didapatkan oleh kliennya, Nagaswara.

“Kalau dari kita ya kami sesuai hukum acara ya. Hukum acaranya seperti itu ya kita pembuktian,” katanya.

“Yang kita lewati nggak salah. Karena menurut majelis hakim sudah dipanggil (pemanggilan Gen Halilintar) secara pantas dan tidak ada kehadirannya,” pungkas Yosh.

Sementara sejauh ini, Gen Halilintar sendiri belum dapat dimintai komentarnya soal gugatan tersebut.

Bagikan ke media sosial :